Kesehatan / Heatlh News

Jangan Anggap Sepele! Minyak Jelantah Sangat Bahaya Untuk Kesehatan

Wwaspada! Bahaya menggunakan minyak jelantah

Makanan yang digoreng memang selalu menggugah selera. Saat memasak menggunakan minyak goreng, terkadang kamu enggan untuk mengganti minyak goreng. Apalagi harga minyak setiap waktunya mengalami kenaikan, cara tersebut tentunya bisa menjadi solusi hemat.

Namun, kebiasaan tidak mengganti minyak goreng yang sudah dipakai bahkan sampai berkali-kali sangat berisiko bagi kesehatanmu dan keluarga. Semakin sering kamu menggunakan minyak bekas atau minyak jelantah, makin besar juga bahayanya bagi tubuh.

Berikut sejumlah bahaya minya jelantah bagi kesehatan.

Infeksi Bakteri

Minyak yang sudah dipakai berkali-kali akan menjadi sarang untuk berkembangbiaknya bakteri. Salah satunya adalah Clostridium botulinum, bakteri penyebab penyakit botulisme. Bakteri-bakteri tersebut akan makan dari partikel dan remah-remah sisa gorengan yang ada di penggorengan atau minyak. Maka, menggoreng dengan minyak bekas pun akan membuat kamu lebih rentan terkena infeksi bakteri.

Meningkatnya Risiko Kanker

Selain bakteri, menggunakan minyak bekas juga bisa jadi sumber radikal bebas. Radikal bebas akan ikut terserap ke dalam makanan yang digoreng dan masuk ke dalam tubuh. Di dalam tubuh, radikal bebas akan menyerang sel-sel dalam tubuh dan menjadi karsinogen, yaitu penyebab kanker.

Semakin sering kamu menggoreng dengan minyak jelantah, makin banyak juga radikal bebas yang menumpuk dalam tubuh dan menyebabkan mutase gen. Sel dalam tubuh kamu pun lebih rentan berubah jadi sel kanker.

Meningkatnya Risiko Penyakit Degeneratif

Menurut penelitian oleh para ahli dari University of the Basque Country di Spanyol, minyak jelantah megandung senyawa organik aldehid. Senyawa ini diketahui bisa berubah menjadi karsinogen dalam tubuh. Selain itu, aldehid juga bisa memicu penyakit degeneratif kronis. Misalnya, penyakit jantung, penyakit Alzheimer, dan penyakit Parkinson.

Obesitas

Bahaya lain yang kurang disadari dari minyak jelantah adalah kadar kalori dan lemak trans yang akan semakin meningkat. Menurut sebuah penelitian dalam jurnal Food Chemistry tahun 2016, minyak zaitun yang sebelum digoreng tidak mengandung lemak trans pun akhirnya akan mengeluarkan lemak trans juga setelah dipakai menggoreng berkali-kali.

Nah, kalori dan lemak trans yang berlebihan akan memicu kelebihan berat badan, bahkan obesitas. Obesitas sendiri nantinya bisa menyebabkan berbagai komplikasi serius seperti diabetes dan penyakit jantung.

Artikel Terkait

Heatlh News
Wajib Diperhatikan, Berat Badan Naik Mendadak, Bisa Jadi Tanda Dari Gejala Penyakit Ini

Selengkapnya

...

Heatlh News
Rasakan Manfaat Tak Terduga dari Jahe

Selengkapnya

...

Heatlh News
Puas Makan Daging Kambing Tanpa Takut Kolesterol? Begini Caranya

Selengkapnya

...