Kesehatan / Heatlh News

Mengapa Makan Nasi Putih Dicampur Tempe Sangat Dianjurkan?

Tempe bukan hanya kaya akan manfaat, tapi juga berkhasiat bagi kesehatan terutama untuk mencegah dan mengatasi berbagai penyakit.

Bahkan, makanan asli Indonesia yang satu ini disebut-sebut dalam Serat Centini dan buku History of Java karangan Stanford Raffles, tempe bukan lagi santapan orang pinggiran.

Selain itu, bahkan Badan Kesehatan Dunia WHO pun mengakui jika tempe merupakan makanan yang berkhasiat bagi kesehatan. Apa sajakah khasiatnya? Berikut diantaranya.

Makanan Diet

Sebelumnya, maksud tempe di sini adalah tempe hasil fermentasi kedelai dengan inoculum Rhizopus sp yang berwarna putih kapas.

Rhizopus sp sendiri merupakan jamur yang dapat mengurai protein dalam kedelai menjadi asam amino, sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh.

Salah satu sumbangan terbesar tempe bagi wanita adalah kemampuannya membuat tubuh tetap langsing, serta mendukung program penurunan berat badan.

Ketimbang menelan makanan rendah kalori bikinan pabrik yang rasanya tidak keruan, lebih baik kamu mengonsumsi tempe. Sebab tempe hanya mengandung 157 kalori per 100 gr.

  Namun, inilah uniknya, tempe juga mengeluarkan enzim lipase, yang akan memecah lemak itu menjadi asam lemak yang dibutuhkan tubuh. Yang terbanyak adalah asam lemak inoleat, dan oleat.

Asam lemak sendiri  nyatanya tidak bisa dibuat sendiri oleh tubuh, sehingga harus dipasok dari makanan sehari-hari.

Selain berfungsi sebagai penganan diet, tempe juga berpotensi meningkatkan mutu makanan wanita,. Setiap 100 gram tempe segar menyumbang 10,9 gram protein bagi tubuh. Angka itu lebih dari 25% kebutuhan protein (per hari) yang dianjurkan bagi orang dewasa.

Protein yang dikandungnya juga memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh bahan makanan lainnya. Sekitar 56% dari jumlah yang dikonsumsi, dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Jumlah nitrogen terlarutnya meningkat 0,5-2,5% jumlah asam amino bebasnya setelah fermentasi meningkat 1-85 kali lipat dibandingkan dengan saat masih bernama kacang kedelai.

Sedangkan, menilik susunan asam aminonya, tempe mempunyai kadar lisin yang tinggi, tetap metionin-sistinnya rendah. Struktur ini berlawanan dengan yang dimiliki beras.

Teorinya, asam amino protein nabati bakal menjadi protein lengkap, bila dicampur dengan sesamanya. Misalnya, nasi dicampur tahu, atau nasi dicampur perkedel jagung. Bila gabungan ini melibatkan dua struktur yang belawan (seperti nasi dan tempe), otomatis akan meningkat kinerja lisin dan metionin-sistin.

Itulah mengapa, makan tempe campur nasi sangat dianjurkan.

Semoga artikel ini bermanfaat ya..

Artikel Terkait

Heatlh News
Wajib Diperhatikan, Berat Badan Naik Mendadak, Bisa Jadi Tanda Dari Gejala Penyakit Ini

Selengkapnya

...

Heatlh News
Rasakan Manfaat Tak Terduga dari Jahe

Selengkapnya

...

Heatlh News
Puas Makan Daging Kambing Tanpa Takut Kolesterol? Begini Caranya

Selengkapnya

...