Kesehatan / Nutrisi dan Gizi

Nasi dan Penggantinya

Makanan pokok sangat dibutuhkan sebagai sumber energi. Bahan pangan ini banyak mengandung karbohidrat (zat tepung), yang menghasilkan energo untuk aktivitas tubuh. Selain itu juga mengenyangkan. Hampir sebagian masyarakat dunia mengkonsumsi beras. 
Tiap daerah di Indonesia memiliki makanan pokok yang khas. Tetapi yang selalu diunggulkan adalah beras. Sebagian masyarakat Indonesia beranggapan belum merasa makan kalau belum makan nasi, meskipun sudah menikmati berbagai jenis makanan pokok lainnya. Beras dianggap begitu berharga sehingga banyak pantangan / tabu yang beredar di masyarakat. Misalnya , tidak boleh menyisakan nasi karena Dewi Sri akan menangis.

BERAS 
Beras banyak jenis nya, hamper setiap daerah memiliki jenis beras tersendiri. Beras dari Jawa Barat lain dengan dari jawa Tengah. Di Jawa Barat dikenal beras Pandanwangi, Sumatra beras Arias dan Pontianak beras Pemangkat.
Ada dua golongan beras, yakni beras yang dihasilkan dari padi bulu (karena kulitnya berbulu) dan beras dari padi cere / cempa (kulit padi tidak berbulu). Umumnya nasi dari padi bulu rasanya pulen, sedangkan padi cere menghasilkan nasi pera, sekalipun ada juga jenis padi cere tertentu yang pulen. Dari warna dan teksturnya, dibedakan antara beras putih, beras merah dan beras ketan.

Beras Putih
Warnanya putih bersih biasanya dikonsumsi sebagai makanan pokok sehari-hari. Dulu dikenal beras putih tumbuk, dengan lapisan kulit ari (selaput aleuron) yang banyak mengandung vitamin B (tiamin). Kini beras dihasilkan dari padi yang digiling dengan mesin, butirannya utuh dan bersih, yang dikenal dengan sebutan beras giling. Kulit arinya sudah banyak terbuang, sehingga beras giling banyak pula kehilangan vitamin B.

Beras Merah
Kulit arinya berwarna merah, umumnya lebih pera daripada beras putih. Ada juga yang pulen, tetapi sulit dibedakan. Beras merah berserat tinggi, setelah dimasak teksturnya agak kasar di lidah.

Beras Ketan
Teksturnya berbeda dari beras putih dan beras merah, kalau dimasak lebih lengket. Ketan mengandung zat yang sulit dicerna,s ehingga kandungan kalorinya tidak sebaik beras biasa. Ada dua jenis beras ketan : ketan putih dan ketan hitam. Baik ketan putih maupun hitam biasanya diolah sebagai makanan kecil atau kudapan, bukan sebagai makanan utama.

Artikel Terkait

Heatlh News
Mengapa Makan Nasi Putih Dicampur Tempe Sangat Dianjurkan?

Selengkapnya

...

Resep Ku
Berikut Manfaat Daging Ayam Untuk Kesehatan Yang Perlu Kamu Tahu!

Selengkapnya

...

Santap Sehat
Banana Oatmeal Breakfast Smoothie

Selengkapnya

...