Cara Bijak Konsumsi Garam

Siapa yang tak suka dengan makanan gurih? Keripik kentang, ayam goreng fast food, bakso, dan makanan gurih lainnya. Boleh saja kamu mengonsumsinya, tapi sebaiknya perlu diingat, di dalam makanan yang gurih terkandung garam dengan jumlah yang tak sedikit.

Garam memang digunakan sebagai penyedap rasa, namun tetap asupannya perlu dibatasi agar tak menjadi sumber malapetaka bagi tubuh. Berikut cara bijak mengonsumsi garam agar tubuh tetap sehat!

  1. Anak mencontoh orangtua, begitu pula soal makan. Orangtua yang senang makan makanan gurih akan ditiru anaknya. Untuk itu jadilah panutan yang baik dalam soal makanan. Usahakan selalu memilih makanan yang bergizi.
  2. Perbanyak konsumsi serat, sayur, dan buah segar. Porsi sayur dan buah adalah sepertiga dari setiap sajian menu. Jadi setiap kali makan, di piring setiap anggota keluarga harus terdapat sayur dan ditutup dengan buah segar.
  3. Kurang makanan olahan, seperti nugget, sosis, makanan kaleng, serta daging potong olahan yang biasanya dibubuhi garam untuk pengawet.
  4. Perbanyak konsumsi air putih, yakni 8-10 gelas per hari.
  5. Selalu amati label pada kemasan makanan (baca kandungan garam dalam kemasan). Dalam kemasan makanan umumnya garam akan disebut dengan natrium atau sodium (chloride). Berikut kategori kandungan garam secara umum:

Tinggi               : Kadar kandungan garam > 2000 mh Na

Medium           : Kadar kandungan garam > 400 – 1200 mg Na

Rendah            : Kadar kandungan garam 200 – 400 mg Na

Meski natrium memiliki peran dalam tubuh, tapi tentu kamu sepakat kalau jumlahnya tak dibatasi bisa menjadi sumber malapetaka bagi kesehatan tubuh. Jadi, pastikan konsumsi natrium dalam jumlah normal agar terhindar dari penyakit degeneratif seperti darah tinggi, jantung, stroke, serta gagal ginjal.

Artikel Terkait

© Endee Communication. All Rights Reserved