Perhatikan! 5 Makanan Ini Bisa Jadi Racun Jika Tidak Dimasak

Tidak sedikit makanan dengan berbagai khasiat untuk kesehatan tubuh.  Meski begitu, dalam proses pengolahannya kamu harus mengetahui timing-nya. Karena jika kamu tidak memasaknya atau hanya dimasak setengah matang, bahan makanan ini justru bisa menjadi racun.  Kelima jenis makanan ini contohnya, dimana kamu harus memasaknya dengan matang agar aman untuk dikonsumsi.

Kentang

Kentang merupakan salah satu makanan jika kamu konsumsi dalam kondisi mentah bisa membahayakan tubuh. Sebab, disaat kamu mengonsumsinya dalam keadaan mentah, itu dapat menyebabkan kembung dan efek gastrointestinal yang tidak diinginkan. Hal ini dikarenakan kentang mengandung pati yang tahan dicerna.

Bayam

Jenis sayuran ini biasanya dikonsumsi dalam bentuk sup. Tapi perlu diperhatikan, sebab sayuran ini mudah menghilangkan nutrisi di dalamnya kalau tidak tepat cara mengolahnya. Kalau kamu merebusnya terlalu lama, sayuran menyehatkan ini akan kehilangan banyak nutrisi dan teksturnya pun menjadi tidak renyah.

Selain itu, ada baiknya langsung dihabiskan dan tidak kembali dikonsumsi setelah 5 jam. Hal ini untuk menghindari oksidasi apabila terpapar oksigen bebas terlalu lama.

Selada

Jenis sayuran hijau lainnya adalah selada. Sayuran yang satu ini disarankan untuk tidak dipanaskan dalam jangka waktu lama. Sayuran yang lebih baik dikonsumsi mentah ini hampir mirip sayur bayam, yaitu memiliki kandungan nitrat tinggi yang akan berubah menjadi nitrit dalam proses pemanasan.

Tepung

Olahan tepung yang tidak matang sempurna sebaiknya perlu kamu perhatikan. Sebab, memasak dengan bahan tepung yang tidak matang bisa menjadi masalah. Tepung mentah bisa mengandung beberapa bakteri berbahaya seperti E-coli yang hanya bisa mati jika memasaknya.

Roti Bakar

Mulai sekarang sebaiknya kamu tidak mengonsumsi roti yang dipanggang terlalu lama atau sampai roti berkerak cokelat kehitaman. Alasannya, bekas gosong pada roti bisa memicu produksi akrilamida yang bisa menyebabkan kerusakan saraf hingga kanker jika dikonsumsi dari waktu ke waktu.

Artikel Terkait

© Endee Communication. All Rights Reserved

About  Terms  Privacy  Contact