Tips Proteksi Diri dari Wabah Virus Corona

Pada 11 Januari 2020, otoritas kesehatan China, melaporkan ada 40 kasus kejadian luar biasa mirip pneumonia (radang paru-paru) di kota Wuhan, Ibu Kota Provinsi Hubei, China. Pemerintah China pun melaporkan hasil temuan laboratorium kasus tersebut ke Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang menyatakan bahwa kasus ini bukanlah kasus flu biasa.

Temuan ini pun disusul dengan adanya laporan dari Thailand tentang kasus serupa dari seorang perempuan yang datang dari Wuhan ke Thailand. Pada 16 Januari 2020, pemerintah Jepang juga melaporkan satu kasus pneumonia terkonfirmasi positif virus sama dengan yang ditemukan di Wuhan.

Di Korea Selatan, seorang perempuan China yang diduga terkena virus Corona menjalani perawatan secara isolasi setelah berkunjung dua kali ke Wuhan bulan lalu. Meski belum terkonfirmasi apakah perempuan tersebut positif terinfeksi virus yang sama dengan kasus di Wuhan.

Kasus penemuan penyakit baru yang kemudian mewabah bukanlah hal baru di dunia. Bahkan, bukan pertama kali juga kita mendengar kabar infeksi penyakit baru dari China. Pada 2013 lalu, ditemukan flu burung (Influenza A/H7N9) pada manusia dengan total 1.567 kasus, yang mengakibatkan setidaknya total 615 kematian.

Kasus pertama Wuhan novel coronavirus (nCoV) berawal dari sebuah pasar seafood Huanan di Wuhan pada 31 Desember 2019. China melaporkan 27 orang menderita mirip pneumonia, demam, kesulitan bernafas, dan menunjukan gejala tidak normal infiltrasi pada paru-paru penderita. Diduga kasus penularan mulai terjadi sekitar 8 Desember hingga 2 Januari 2020.

Pemerintah China pun segera melakukan pencegahan dengan menutup dan mengisolasi pasar tersebut untuk disterilisasi.

Hingga saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah penularan nCoV. Namun, bukan berarti kita tidak bisa berkontribusi untuk mencegah penularan penyakit yang satu ini.

Adapun beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi penyakit ini:

  1. Cuci tangan secara rutin, terutama sebelum memegang mulut, hidung, mata, maupun sehabis memegang instalasi publik. Kamu bisa mencuci tangan dengan air dan sabun cair, bilas setidaknya 20 detik sebelum dikeringkan. Jika tidak ada fasilitas untuk cuci tangan, bisa menggunakan alhokol 70-80% handrub.
  2. Tutup mulut dan hidung dengan tissue ketika bersin atau batuk. Jangan lupa juga untuk gunakan masker agar tidak menularkan pada orang lain.
  3. Jika merasa kesehatan tidak nyaman ketika di daerah outbreak terutama demam atau batuk, gunakan masker dan cari layanan kesehatan.
  4. Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit.
  5. Terapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Konsumsi makanan bergizi dengan menu seimbang dan lengkapi asupan buah serta sayur.
  6. Lakukan aktivitas fisik selama 30 menit per hari. Jangan lupa setelah melakukan aktivitas fisik bersihkan tubuh sampai bersih.

Artikel Terkait

© Endee Communication. All Rights Reserved

About  Terms  Privacy  Contact